Denpasar, Bali – Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Banjir di Bali pada Sabtu (13/9/2025), setelah sehari sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke Qatar.
Pesawat kepresidenan yang membawa Prabowo tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pukul 11.15 WIB. Mengenakan safari krem, Kepala Negara disambut oleh Gubernur Bali I Wayan Koster, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, serta Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya. Dari bandara, Prabowo langsung menuju lokasi banjir menggunakan mobil Maung putih.
Latar Belakang Prabowo Tinjau Lokasi Banjir
Kunjungan Presiden ke Bali ini dilakukan pasca banjir besar yang melanda beberapa wilayah pada 10 September 2025. BPBD Bali mencatat sedikitnya 514 bangunan rusak, termasuk kios di Pasar Kumbasari, Denpasar.
Sebelum ke Bali, Prabowo sempat menghadiri pertemuan dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Abu Dhabi. Keduanya membahas isu geopolitik kawasan serta kerja sama bilateral.
Baca juga: Keajaiban Sacred Eels of Waai: Harmoni Alam dan Budaya di Maluku Tengah
Penanganan oleh Pemerintah
Sehari sebelumnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga sudah meninjau lokasi banjir. Didampingi Kepala BNPB Suharyanto, Gibran meninjau pos pengungsian di Banjar Tohpati dan Banjar Sedana Mertha Ubung, Denpasar. Ia menegaskan perbaikan rumah dan toko yang rusak akan dilakukan melalui kerja sama pusat dan daerah.
Selain itu, rombongan wakil presiden juga menyambangi rumah korban meninggal akibat banjir serta memantau kondisi Pasar Badung yang sempat terendam. Menurut BNPB, material banjir di basement pasar berhasil disedot, dengan 2 mobil dan 43 motor dievakuasi dari area parkir.
Kondisi Terkini
Kepala BNPB Suharyanto memastikan seluruh titik banjir di Bali kini sudah surut. Meski begitu, masih ada 185 pengungsi yang memilih tinggal sementara di posko saat malam hari, lalu kembali ke rumah pada siang hari untuk membersihkan sisa material.
Pencarian korban hilang juga terus dilakukan. Satgas gabungan masih menyisir sejumlah titik, dengan “golden time” pencarian ditetapkan enam hingga tujuh hari pascabencana.
Komitmen Pemerintah
Peninjauan langsung Presiden Prabowo ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat serius menangani dampak banjir di Bali. Fokus utama diarahkan pada percepatan pemulihan infrastruktur, penanganan pengungsi, serta pencarian korban yang belum ditemukan.
Baca juga: Novel Perpustakaan Tengah Malam: Kisah Nora Seed dalam Menemukan Arti Kehidupan

