Prabowo Teken Perpres IKN, Nusantara Jadi Ibu Kota Politik 2028Prabowo Resmikan Perpres IKN: Nusantara Jadi Ibu Kota Politik 2028

Presiden Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 yang menegaskan rencana pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dalam aturan ini, Nusantara ditargetkan resmi berfungsi sebagai ibu kota politik pada 2028, sekaligus menjadi bagian penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Prabowo Teken Perpres IKN.

Prabowo Teken Perpres IKN: Tahapan Pembangunan IKN

Perpres ini merinci tahapan awal pembangunan IKN yang termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Kawasan inti pusat pemerintahan dan sekitarnya akan mencakup lahan seluas 800-850 hektare. Dari total area tersebut, sekitar 20 persen dialokasikan untuk gedung perkantoran, sementara 50 persen difokuskan pada pembangunan hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan.

Relokasi ASN ke Nusantara

Salah satu poin penting dalam Perpres adalah pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke IKN. Diperkirakan sebanyak 1.700 hingga 4.100 ASN akan ditempatkan di sana. Untuk mendukung kebutuhan hunian, pemerintah menyiapkan pembangunan rumah baru sebanyak 476 unit dan meningkatkan kualitas 38.504 unit rumah lainnya.

Lanjutan dari Era Jokowi

Pembangunan IKN sebenarnya sudah dimulai sejak era Presiden Joko Widodo pada tahun 2022. Jokowi menekankan bahwa pembangunan ini bukan hanya proyek fisik, melainkan bagian dari visi besar pemerataan pembangunan. Dengan IKN, orientasi pembangunan diharapkan tidak lagi berpusat di Pulau Jawa, melainkan merata ke seluruh wilayah Indonesia.

Target Jangka Panjang

Prabowo menegaskan bahwa pemindahan ibu kota ke Nusantara adalah langkah transformasi besar menuju kota pemerintahan modern. Proses pembangunan diproyeksikan rampung dalam kurun waktu 15 hingga 20 tahun ke depan. Namun, pada 2028 Nusantara sudah siap menjadi pusat politik dengan hadirnya lembaga eksekutif dan legislatif.

Penutup

Melalui Perpres ini, Prabowo menegaskan komitmennya melanjutkan visi IKN sebagai simbol pemerataan pembangunan nasional. Nusantara tidak hanya dirancang sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga kota yang inklusif, berkelanjutan, serta menjadi kebanggaan Indonesia di mata dunia.

Baca juga: Papeda dan Ikan Kuah Kuning, Kuliner Papua yang Kaya Tradisi