Gempa M 5 mengguncang Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (25/9/2025) sore. Getarannya cukup kuat hingga terasa sampai Kota Denpasar, Bali, dan membuat warga panik berhamburan keluar gedung.
Kronologi Kejadian Gempa M 5 Banyuwangi
Getaran gempa tercatat terjadi sekitar pukul 17.04 WITA. Masyarakat di Denpasar merasakan guncangan yang cukup kuat, terutama mereka yang berada di lantai atas bangunan. Di salah satu kawasan perkantoran di Renon, karyawan bergegas turun untuk menyelamatkan diri ketika gempa terjadi. Beberapa bahkan langsung menelepon keluarga di rumah untuk memastikan kondisi mereka.
Baca juga: Tahu Gejrot, Kuliner Khas Cirebon dengan Rasa Asam Manis Pedas
Seorang saksi mata menyebut, “Rasanya bangunan seperti bergeser,” menggambarkan kuatnya guncangan yang dirasakan.
Data BMKG Tentang Gempa M 5 Banyuwangi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bali melaporkan gempa berada pada koordinat 7,82° Lintang Selatan dan 114,47° Bujur Timur dengan kedalaman 12 kilometer. Meski cukup kuat, hingga berita ini ditulis belum ada laporan kerusakan serius ataupun korban jiwa.
Respons Masyarakat
Situasi panik sempat mewarnai sejumlah lokasi di Denpasar. Warga berhamburan ke luar gedung, sementara sebagian lain memilih berkumpul di ruang terbuka hingga situasi dianggap aman. Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi gempa di kawasan selatan Jawa yang memang rawan aktivitas tektonik.
Penutup
Gempa pada Banyuwangi yang terasa hingga Denpasar menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Masyarakat diimbau tetap tenang, mengikuti arahan pihak berwenang, serta selalu memperbarui informasi resmi dari BMKG.
Baca juga: Kohu-Kohu, Salad Tradisional Maluku dengan Suwiran Ikan

