PPP Kembali Terbelah, Mardiono dan Agus Suparmanto Sama-Sama Klaim Kursi KetumPPP Terbelah, Mardiono vs Agus Suparmanto Saling Klaim Ketum

PPP Terbelah menghadapi gejolak internal setelah dua figur sekaligus mengklaim diri sebagai ketua umum terpilih dalam Muktamar X yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (27/9). Mereka adalah Mardiono dan Agus Suparmanto.

Klaim Aklamasi Mardiono

Pimpinan Sidang Muktamar X, Amir Uskara, lebih dulu mengumumkan Mardiono sebagai ketua umum terpilih secara aklamasi. Hal ini terjadi karena Mardiono menjadi satu-satunya calon yang hadir serta didukung oleh 1.304 pemilik suara.

“Selamat Pak Mardiono atas terpilihnya secara aklamasi dalam Muktamar X yang baru saja kami ketok palunya,” ujar Amir dalam konferensi pers.

Mardiono menegaskan percepatan penetapan dilakukan berdasarkan AD/ART partai dengan alasan darurat. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk penyelamatan agar muktamar tidak ricuh.

PPP Terbelah: Penolakan Kubu Romy

Namun keputusan itu langsung ditolak sebagian peserta. Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Muhammad Romahurmuziy (Romy), menegaskan klaim aklamasi Mardiono tidak sah. Menurutnya, muktamar masih berlangsung hingga pukul 22.30 WIB dan belum ada keputusan resmi.

“Berita yang menyebut Mardiono terpilih adalah klaim sepihak, palsu, dan tidak bertanggung jawab,” tegas Romy.

Baca juga: Asal Usul dan Resep Sambal Colo-Colo Khas Maluku

Sebagai tandingan, kubu Romy mengusung Agus Suparmanto, mantan Menteri Perdagangan, sebagai ketua umum terpilih versi mereka.

Dualisme PPP Terulang

Perseteruan ini mengingatkan pada dualisme PPP tahun 2014. Kala itu, kubu Romy dan kubu Djan Faridz sama-sama menggelar muktamar dan menetapkan ketum berbeda. Konflik berakhir setelah Mahkamah Agung pada 2017 menyatakan kepemimpinan Romy sah, didahului Muktamar Islah pada 2016.

Kini, sejarah tampaknya berulang dengan munculnya dua klaim kepemimpinan dalam tubuh partai Ka’bah. Belum jelas bagaimana konflik ini akan diselesaikan, namun situasi tersebut berpotensi kembali menguji soliditas PPP menjelang agenda politik nasional.

Baca juga: Sejarah Manis Torrone, Nougat Natal Khas Italia