Revitalisasi Taman Daan Mogot Usai Dugaan Praktik Asusila
Revitalisasi Taman Daan Mogot menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini diambil setelah kawasan ruang terbuka tersebut diduga menjadi lokasi praktik asusila sesama jenis dan menimbulkan keresahan warga. Pemerintah menegaskan taman harus kembali aman, terang, dan nyaman untuk digunakan masyarakat.
Taman Bakal Dibuat Lebih Terang dan Terbuka
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa revitalisasi akan difokuskan pada pencahayaan, keterbukaan area, serta pengawasan. Ia menilai kondisi taman yang gelap membuat area tersebut rawan disalahgunakan. Oleh karena itu, taman akan dibenahi agar kembali layak sebagai ruang publik yang aman.
Pramono menegaskan taman harus bisa digunakan semua orang, baik untuk olahraga, rekreasi, maupun kegiatan santai lainnya. Ia berharap perubahan fisik dapat mencegah tindakan yang melanggar norma sosial.
Pelibatan CSR untuk Percepat Revitalisasi
Pemerintah berencana mengadopsi skema gotong royong melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Dengan melibatkan berbagai pihak, proses revitalisasi diharapkan berjalan lebih cepat dan menjangkau area yang lebih luas. Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi bagi pihak swasta yang ingin mendukung perbaikan ruang hijau di Jakarta Barat.
Patroli Diperketat, Penertiban Dilakukan Setiap Malam
Satpol PP telah meningkatkan patroli malam sejak muncul dugaan praktik asusila. Sekitar 10 petugas diturunkan setiap malam untuk mengawasi kawasan taman, terutama area yang gelap dan rawan pelanggaran. Pada siang hari, patroli dilakukan secara rutin karena tingkat kerawanan lebih rendah.
Petugas juga memasang peringatan berisi larangan serta sanksi sesuai peraturan daerah terkait tindakan prostitusi. Penertiban ini dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga ketertiban ruang publik.
Warga Mengeluh Aktivitas Malam Hari Semakin Marak
Sejumlah warga dan pedagang di sekitar taman mengaku aktivitas mencurigakan sudah berlangsung lama. Menurut mereka, area yang minim penerangan dimanfaatkan kelompok tertentu untuk melakukan tindakan melanggar moral. Aktivitas tersebut biasanya meningkat pada malam hari, terutama mulai pukul 22.00 hingga dini hari.
Warga berharap revitalisasi disertai penerangan memadai dan pengawasan intensif agar taman kembali aman.
Upaya Pemprov DKI Menata Ruang Publik
Revitalisasi Taman Daan Mogot merupakan bagian dari langkah lebih besar untuk menata ruang publik serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah menilai ruang hijau harus menjadi tempat yang aman, sehat, dan inklusif. Dengan perbaikan fisik serta pengawasan ketat, taman diharapkan kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

