Pengangguran Jakarta TurunPengangguran Jakarta Turun

Pengangguran Jakarta Turun 6%, NasDem Minta Data Dibuktikan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan bahwa tingkat pengangguran di Jakarta kembali menurun. Data per Agustus 2025 menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada pada angka 6,05 persen. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai tren ini tidak lepas dari rangkaian bursa kerja atau job fair yang telah digelar hingga 14 kali sepanjang tahun.

Namun, Anggota Komisi IX DPR Fraksi NasDem, Irma Chaniago, meminta agar klaim tersebut dibuktikan secara detail. Menurutnya, angka penurunan ini harus disertai data rinci mengenai di mana para pencari kerja akhirnya terserap.

“Jika benar alhamdulillah, tetapi harus jelas juga di mana mereka bekerja. Jangan sampai hanya klaim di atas kertas,” kata Irma kepada wartawan.

Kontribusi Program MBG dan Job Fair

Irma menilai bahwa sebagian peluang kerja baru memang muncul dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang melibatkan banyak pelaku usaha dan pekerja. Ia juga menyoroti peran job fair yang memberikan kesempatan bagi para pencari kerja di tengah meningkatnya kasus pemutusan hubungan kerja (PHK).

Menurut Irma, kombinasi dukungan dari program MBG dan berbagai job fair dapat membantu meredam lonjakan pengangguran, terutama bagi kelompok terdampak PHK.

Dukungan Komisi IX untuk Inklusi Kerja

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, menilai upaya Jakarta perlu ditiru oleh daerah lain. Ia mengapresiasi job fair yang dirancang tidak hanya untuk pencari kerja umum, tetapi juga bagi penyandang disabilitas.

“Job fair yang inklusif menunjukkan komitmen untuk membuka akses kerja bagi semua warga,” kata Charles.

Ia menambahkan bahwa Jakarta telah memberikan contoh praktik ketenagakerjaan yang baik di tengah kondisi ekonomi nasional yang penuh tantangan. Menurutnya, pendekatan sistematis dan kolaboratif ini bisa membantu menurunkan angka pengangguran di berbagai daerah.

“Kami di Komisi IX siap memperkuat program ketenagakerjaan melalui kebijakan dan anggaran yang mendukung penciptaan lapangan kerja berkualitas,” ujarnya.

Respons Gubernur DKI

Gubernur Pramono Anung sebelumnya menyampaikan bahwa penurunan pengangguran di Jakarta didorong oleh konsistensi pelaksanaan job fair, termasuk job fair khusus penyandang disabilitas. Ia menyebut sedikitnya 150 penyandang disabilitas berhasil direkrut melalui program tersebut, salah satunya Zidan yang kini bekerja di Transjakarta.

Pramono menegaskan bahwa langkah-langkah ini akan terus diperluas agar kesempatan kerja semakin merata bagi warga Jakarta.

Penutup

Penurunan tingkat pengangguran di Jakarta menjadi sinyal positif bagi kondisi ketenagakerjaan ibu kota. Meski begitu, permintaan pembuktian data dari NasDem menunjukkan bahwa transparansi dan kejelasan hasil sangat penting dalam memastikan keberhasilan program pemerintah. Dengan penguatan job fair, inklusi kerja, dan penciptaan lapangan kerja baru, Jakarta memiliki peluang untuk terus menekan angka pengangguran di masa mendatang.