Korban Jiwa Bencana di Sumatera Bertambah, Tembus 1.030 Orang
Korban meninggal bencana Sumatera kembali bertambah berdasarkan laporan terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Hingga Senin, jumlah korban jiwa mencapai 1.030 orang.
Angka tersebut meningkat dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat 1.016 korban meninggal. Tim gabungan masih terus melakukan pencarian di sejumlah wilayah terdampak.
Korban Jiwa Bertambah di Tiga Provinsi
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa penambahan korban terjadi di beberapa daerah.
Aceh mencatat penambahan korban terbanyak. Sumatera Utara dan Sumatera Barat juga melaporkan korban jiwa tambahan.
BNPB mencatat penambahan tujuh korban di Aceh, enam korban di Sumatera Utara, dan satu korban di Sumatera Barat.
Pencarian Masih Berlangsung
Tim SAR masih melanjutkan pencarian korban di sejumlah kabupaten. Operasi pencarian berlangsung di tiga kabupaten di Sumatera Utara, empat kabupaten di Sumatera Barat, dan enam kabupaten di Aceh.
BNPB memfokuskan pencarian di wilayah dengan dampak terparah. Kondisi medan dan cuaca masih menjadi tantangan utama di lapangan.
Korban Hilang dan Jumlah Pengungsi
Selain korban meninggal, BNPB mencatat jumlah korban hilang mencapai 206 orang. Tim masih berupaya menemukan para korban tersebut.
Jumlah pengungsi menunjukkan penurunan. Data terbaru mencatat 608.940 jiwa masih berada di pengungsian, turun dari sebelumnya 624.670 jiwa.
Sebagian besar pengungsi berada di wilayah Aceh dengan jumlah mencapai 572.862 orang.
Kerusakan Permukiman Meluas
BNPB juga melaporkan kerusakan rumah warga akibat bencana. Total rumah rusak tercatat mencapai 186.488 unit.
Puluhan kabupaten terdampak banjir dan longsor. Pemerintah terus melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan kebutuhan pemulihan.
Upaya Penanganan Terus Dilakukan
Pemerintah bersama BNPB dan instansi terkait terus mengerahkan sumber daya. Fokus penanganan mencakup pencarian korban, pemenuhan kebutuhan pengungsi, dan pemulihan infrastruktur.
BNPB meminta masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera.

