Operasi Lilin 2025 Digelar, Polri Kerahkan 146 Ribu Personel Amankan Nataru
Operasi Lilin 2025 resmi digelar untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Kepolisian Republik Indonesia mengerahkan 146.701 personel gabungan guna menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama masa libur panjang.
Pengamanan ini mencakup seluruh wilayah Indonesia dan melibatkan unsur Polri, TNI, serta instansi terkait lainnya.
Ribuan Personel Gabungan Dikerahkan
Polri menurunkan 77.637 personel kepolisian dalam operasi ini. Selain itu, TNI mengerahkan 13.775 personel untuk mendukung pengamanan.
Sebanyak 55.289 personel berasal dari berbagai instansi lain. Seluruh unsur tersebut bersinergi menjaga stabilitas keamanan selama momen Nataru.
Puluhan Ribu Objek Jadi Fokus Pengamanan
Operasi Lilin 2025 menyasar 44.436 objek pengamanan. Sasaran tersebut meliputi gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan tempat wisata.
Polri juga menyiagakan pengamanan khusus di lokasi perayaan malam tahun baru. Langkah ini bertujuan mencegah gangguan keamanan di titik-titik keramaian.
Ribuan Pos Pengamanan dan Pelayanan Disiapkan
Untuk mendukung operasi, Polri mendirikan 2.903 posko di seluruh Indonesia. Posko tersebut terdiri dari 1.807 pos pengamanan, 763 pos pelayanan, dan 333 pos terpadu.
Keberadaan posko diharapkan mempermudah pelayanan masyarakat, terutama pemudik dan wisatawan selama libur Nataru.
Antisipasi Kemacetan dan Gangguan Kamtibmas
Polri tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas. Aparat juga menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya saat perayaan Natal.
Pengamanan arus lalu lintas dilakukan di jalur utama dan alternatif. Langkah ini bertujuan mengurangi kemacetan dan kecelakaan selama libur akhir tahun.
Deteksi Dini Ancaman Terorisme
Ancaman terorisme menjadi perhatian serius dalam Operasi Lilin 2025. Polri mengedepankan langkah deteksi dini dan pencegahan.
Aparat memperketat penjagaan di tempat ibadah dan pusat keramaian. Upaya ini dilakukan untuk memastikan perayaan Natal dan pergantian tahun berlangsung aman.
Siaga Hadapi Potensi Bencana
Selain gangguan keamanan, Polri juga mengantisipasi potensi bencana alam. Longsor dan banjir berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.
Posko terpadu disiagakan di jalur rawan. Perlengkapan SAR juga dipastikan siap untuk mendukung respons cepat dalam situasi darurat.

