Kepala Indonesian Heritage Agency Soroti Bumi sebagai Ibu dalam Forum TBIF
Kepala Indonesian Heritage Agency, Indira Estiyanti, mengungkap pandangan luhur para leluhur Nusantara yang memaknai bumi sebagai seorang ibu. Pandangan tersebut ia sampaikan dalam The Big Idea Forum (TBIF) bertajuk Mothers of the Earth: Women Power to Shape a Sustainable Future.
Forum tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Ibu Nasional dan menghadirkan tokoh-tokoh perempuan dari berbagai bidang.
Bumi Bukan Sekadar Ruang Hidup
Menurut Indira, para leluhur tidak melihat bumi hanya sebagai tempat berpijak. Sebaliknya, mereka memandang bumi sebagai ibu yang memberi kehidupan sekaligus harus dirawat dengan penuh tanggung jawab.
Oleh karena itu, masyarakat masa lalu berusaha menjaga hubungan yang seimbang dengan alam. Mereka memahami bahwa manusia dan lingkungan saling bergantung satu sama lain.
Selain menjaga alam, para leluhur juga menanamkan nilai saling melindungi antar sesama sebagai bagian dari harmoni kehidupan.
Fondasi Harmoni Nusantara
Indira menegaskan bahwa kebijaksanaan tersebut menjadi fondasi kuat bagi masyarakat Nusantara untuk hidup berdampingan dengan lingkungan selama ratusan tahun.
Namun demikian, ia mengakui keharmonisan itu kini menghadapi tantangan besar. Krisis iklim dan ketidakpastian ekologi mulai mengganggu keseimbangan alam.
Karena itu, ia menilai manusia modern perlu kembali menengok nilai-nilai lama yang pernah dijaga leluhur.
Keberlanjutan Bukan Hanya Soal Teknologi
Dalam pandangannya, solusi atas krisis lingkungan tidak bisa hanya bertumpu pada teknologi atau kebijakan semata. Lebih dari itu, cara manusia memahami dan memperlakukan bumi memegang peranan penting.
Indira menyebut keberlanjutan harus berakar pada kesadaran bahwa bumi merupakan bagian dari diri manusia sendiri.
Dengan cara pandang tersebut, upaya pelestarian lingkungan akan tumbuh secara lebih utuh dan berkelanjutan.
Harapan pada The Big Idea Forum
Lebih lanjut, Indira berharap The Big Idea Forum dapat menjadi ruang pertemuan gagasan lintas perspektif. Ia ingin forum ini mempertemukan kearifan leluhur, ilmu pengetahuan modern, suara perempuan, serta arah kebijakan publik.
Melalui dialog tersebut, ia optimistis lahir pemahaman baru dalam merawat bumi secara adil dan berkesinambungan.
Menurutnya, merawat bumi bukan sekadar isu lingkungan. Tindakan itu juga mencerminkan nilai budaya, kemanusiaan, dan kasih sayang bagi generasi mendatang.
Forum Perempuan untuk Masa Depan Bumi
The Big Idea Forum: Mothers of the Earth menghadirkan perempuan-perempuan berpengaruh dari berbagai sektor. Forum ini menegaskan peran strategis perempuan dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan.
Selain Indira Estiyanti, sejumlah tokoh nasional turut hadir, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani, Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air Retno Marsudi, Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, serta Ketua Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Monica Tanuhandaru.

