Tangsel Kirim 200 Ton Sampah ke Cileungsi, Anggaran Harian Tembus Rp90 Juta
Kebijakan Tangsel buang sampah ke Cileungsi kini menjadi langkah darurat Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk mengatasi krisis penumpukan limbah. Setiap hari, sekitar 200 ton sampah dari wilayah Tangsel dikirim ke fasilitas pengolahan di kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, dengan biaya mencapai Rp90 juta per hari.
Langkah ini diambil menyusul penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Serpong sejak awal Desember 2025. Akibatnya, tumpukan sampah sempat terlihat di berbagai titik kota, mulai dari pasar hingga kawasan permukiman warga.
Biaya dan Skema Pembuangan Sampah
Untuk membuang sampah ke Cileungsi, Pemkot Tangsel harus membayar biaya pengolahan atau tipping fee sebesar Rp450 ribu per ton. Dengan kuota 200 ton per hari, anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp90 juta setiap harinya.
Selanjutnya, sampah-sampah tersebut dibawa ke fasilitas pengolahan milik PT Aspex Kumbong di Jalan Raya Narogong. Skema ini sudah diketahui dan mendapat dukungan dari otoritas lingkungan hidup pusat sebagai langkah darurat.
Solusi Jangka Pendek Atasi Krisis
Kebijakan pengiriman sampah ini bersifat sementara. Pemerintah daerah ingin memastikan ruang publik, pasar, dan jalan-jalan kota tidak kembali dipenuhi tumpukan sampah yang mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga.
Selain itu, pemerintah kota tengah menyiapkan berbagai solusi jangka menengah dan panjang, meskipun prosesnya membutuhkan waktu dan dukungan masyarakat.
Rencana Pengolahan Sampah di Cipeucang
Di sisi lain, Pemkot Tangsel juga merancang pembangunan fasilitas mesin pencacah sampah di kawasan TPA Cipeucang. Namun, proyek tersebut memerlukan lahan sekitar 5.000 meter persegi dan proses pembebasan tanah yang tidak bisa dilakukan secara instan.
Tak hanya itu, rencana pembangunan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) juga membutuhkan lahan jauh lebih luas, yakni sekitar lima hektare. Karena itu, sambil menunggu seluruh proses tersebut rampung, pembuangan ke Cileungsi menjadi pilihan paling realistis.
Sampah Jadi Masalah Serius Perkotaan
Masalah sampah di Tangerang Selatan sudah lama menjadi sorotan publik. Gunungan dan ceceran limbah sering terlihat di berbagai sudut kota ketika pengangkutan terhenti.
Oleh karena itu, pemerintah daerah kini fokus mencari kerja sama pengolahan sampah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan agar krisis serupa tidak terus berulang.

