Pernyataan menarik muncul dari Partai Solidaritas Indonesia. PSI menyebut Jokowi ibarat Messi tanpa Piala Dunia, sosok yang telah mencatat banyak prestasi besar tetapi masih memiliki satu capaian penting yang belum diraih.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP PSI, Andi Saiful Haq, menyampaikan analogi tersebut saat berbicara di Makassar pada Selasa (3/2/2026).
PSI Samakan Jokowi dengan Messi
Saiful Haq menilai Jokowi memiliki perjalanan politik yang hampir sempurna. Ia menyebut Jokowi berhasil memenangkan berbagai level pemilihan langsung di Indonesia.
Menurutnya, capaian itu tergolong langka dalam politik nasional.
Jokowi tercatat pernah:
- Dua kali menang Pilkada Wali Kota Solo
- Menang Pilkada Gubernur DKI Jakarta
- Dua kali terpilih sebagai Presiden RI
Dengan demikian, Jokowi dianggap memiliki karier eksekutif yang sangat kuat.
Analogi Samakan Jokowi dengan Messi: Banyak Gelar, Satu yang Kurang
Saiful Haq menjelaskan analogi tersebut merujuk pada perjalanan Lionel Messi. Messi meraih hampir semua gelar besar di level klub dan individu.
Ia menyebut Messi mengoleksi berbagai trofi dan penghargaan bergengsi, tetapi sempat lama belum meraih Piala Dunia bersama Argentina.
“Messi sudah memenangkan hampir semua liga dan penghargaan. Mirip seperti Pak Jokowi,” ungkapnya.
Dengan demikian, PSI melihat Jokowi sebagai figur yang sudah lengkap, namun masih mencari pencapaian penutup.
Jokowi Dinilai Masih Punya “Karier Paripurna”
Saiful Haq menyebut PSI menjadi bagian dari babak lanjutan karier Jokowi. Ia menilai setelah tidak menjabat, Jokowi tetap memiliki pengaruh besar di masyarakat.
Bahkan, tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi masih tinggi.
Selain itu, pada Pemilu 2024, nama Jokowi sering dikaitkan dengan kemenangan Prabowo-Gibran.
Karena itu, PSI melihat peran Jokowi belum selesai dalam dinamika politik nasional.
PSI Sebut Jokowi Ingin Bawa Partai ke Senayan
Jokowi hadir dalam Rakernas PSI 2026 di Makassar. Dalam kesempatan itu, ia memberi semangat kepada para kader.
Saiful Haq mengatakan Jokowi bersedia turun langsung ke akar rumput untuk memperkenalkan PSI lebih luas.
PSI menilai upaya membawa partai ke Senayan menjadi semacam “piala dunia” bagi Jokowi, sebagai penutup karier politiknya.
“Bagi Pak Jokowi ini karier paripurna, sama halnya Piala Dunia bagi Messi,” pungkas Saiful.
Pernyataan PSI Jadi Sorotan Publik
Analogi Jokowi dan Messi ini langsung menarik perhatian karena memakai simbol olahraga dunia untuk menggambarkan perjalanan politik nasional.
Dengan demikian, PSI mencoba menegaskan posisi Jokowi sebagai figur berpengaruh yang masih memiliki target besar di panggung politik Indonesia.

