Putin Kecam Pembunuhan dan Sampaikan Belasungkawa ResmiPutin Kecam Pembunuhan dan Sampaikan Belasungkawa Resmi

Putin Kecam Pembunuhan dan Sampaikan Belasungkawa Resmi

Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai pembunuhan “sinis” yang melanggar norma moralitas manusia dan hukum internasional.

Dalam pesan resmi yang dirilis Kremlin dan ditujukan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Putin menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Khamenei dan anggota keluarganya.

“Terimalah belasungkawa mendalam saya sehubungan dengan pembunuhan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Seyed Ali Khamenei, dan anggota keluarganya, yang dilakukan dengan pelanggaran sinis terhadap semua norma moralitas manusia dan hukum internasional,” demikian isi pernyataan tersebut.

Putin Kecam Pembunuhan: Khamenei Tewas dalam Serangan Udara

Media pemerintah Iran sebelumnya mengumumkan bahwa Khamenei wafat pada Sabtu (28/2) dalam usia 86 tahun. Ia dilaporkan tewas akibat serangan udara yang dilancarkan Israel dan Amerika Serikat.

Peristiwa tersebut memicu reaksi keras dari berbagai negara, termasuk Rusia yang selama ini menjadi sekutu strategis Iran.

Rusia-Iran: Kemitraan Strategis

Putin menegaskan bahwa Rusia akan mengenang Khamenei sebagai negarawan terkemuka yang berperan besar dalam memperkuat hubungan persahabatan kedua negara.

“Di negara kami, Ayatollah Khamenei akan dikenang sebagai negarawan terkemuka yang memberikan kontribusi pribadi yang besar bagi pengembangan hubungan persahabatan Rusia-Iran dan membawanya ke tingkat kemitraan strategis yang komprehensif,” ujar Putin.

Selain itu, ia meminta agar simpati dan dukungannya disampaikan kepada keluarga Khamenei, pemerintah Iran, serta seluruh rakyat Iran.

Aliansi Militer dan Politik

Rusia dan Iran diketahui memiliki hubungan erat dalam berbagai isu geopolitik. Keduanya menjalin kerja sama militer di Suriah, Irak, hingga Ukraina.

Rusia juga menjadi salah satu pemasok utama persenjataan bagi Iran. Sebaliknya, Iran dilaporkan memasok peralatan militer, termasuk drone, kepada Rusia.

Dengan latar belakang kemitraan tersebut, pernyataan Putin semakin menegaskan posisi Moskow dalam dinamika konflik yang berkembang di kawasan Timur Tengah.